kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bangun pabrik, Samsung bakal dapat insentif


Rabu, 28 Mei 2014 / 14:52 WIB
Bangun pabrik, Samsung bakal dapat insentif
ILUSTRASI. Kurs Dollar-Rupiah di BRI Tengah Hari Ini Selasa, 3 Januari 2023./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/23/10/2020.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah menggoda Samsung untuk membangun pabrik di dalam negeri. Tak tanggung-tanggung, pemerintah menawarkan insentif kepada produsen telepon seluler asal Negeri Ginseng.

Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung menawarkan insentif dalam lima bulan masa jabatannya. "Yang penting dia (Samsung) mau buat pabrik. Kami akan berikan setelah mereka confirm," kata Chairul Tanjung, Rabu (28/5).

Bak gayung bersambut, Wakil Presiden PT Samsung Electronics Indonesia Lee Kang Hyun menyambut baik tawaran itu. Cuma, dia belum memastikan apakah Samsung akan menerima tawaran tersebut. "Akan saya sampaikan kepada pimpinan kami," ucapnya.

Samsung adalah produsen ponsel terbesar di dunia. Lembaga riset IDC memaparkan, Samsung menjual lebih banyak ponsel dari gabungan produsen lain seperti Apple, Huawei, Lenovo dan LG pada kuartal pertama 2014 lalu.

Samsung menjual 85 juta unit ponsel pintar ke seluruh dunia selama Januari hingga Maret 2014 lalu. Pangsa pasarnya turun 1,7 poin, dari 31,9% pada kuartal yang sama 2013 menjadi 30,2%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×