kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.871   25,00   0,15%
  • IDX 8.948   11,21   0,13%
  • KOMPAS100 1.234   4,44   0,36%
  • LQ45 870   1,83   0,21%
  • ISSI 326   1,76   0,54%
  • IDX30 442   2,45   0,56%
  • IDXHIDIV20 521   3,93   0,76%
  • IDX80 137   0,53   0,39%
  • IDXV30 145   1,20   0,83%
  • IDXQ30 142   1,03   0,74%

Bahas anggaran, DPR dan pemerintah masih berpolemik


Jumat, 14 Oktober 2011 / 15:50 WIB
Bahas anggaran, DPR dan pemerintah masih berpolemik
ILUSTRASI. Vladimir Putin memerintahkan program vaksinasi Covid-19 sukarela berskala besar pada minggu depan di seluruh Rusia. Sputnik/Aleksey Nikolskyi/Kremlin via REUTERS 


Reporter: Eka Saputra, | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Hingga saat ini, pembahasan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012 masih belum kelar. DPR dan pemerintah masih berpolemik soal beberapa hal. Salah satunya menyangkut besaran subsidi tarif dasar listrik (TDL).

“Mudah-mudahan nanti malam selesai, kemarin itu yang agak ramai kan soal rencana pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak), ini jatah di Jawa akan dikurangi agar bisa terserap merata di luar Jawa,” kata Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR, Taslim, Jumat (14/10).

Perbedaan pendapat juga muncul terkait adanya dana optimalisasi senilai Rp 11 triliun di Rencana APBN 2012 ini. Dana optimalisasi ini bersumber dari peningkatan pajak dan lainnya. Masalahnya, banyak daerah belum siap menyerap dana optimalissi itu. "Kalau begitu ini mau dikemanakan?” katanya.

Ia mengakui, kinerja Banggar dalam perencanaan anggaran saat ini belum maksimal karena waktu yang tersedia sangat terbatas. Menurutnya, Banggar hanya diberi waktu seminggu guna membahas RKA-KL (Rencana Kerja Anggaran-Kementerian/Lembaga). "Ini kan tidak mungkin," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×