kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Bagaimana hukumnya tiga kali tidak salat Jumat? Ini penjelasan MUI


Jumat, 03 April 2020 / 09:45 WIB
Bagaimana hukumnya tiga kali tidak salat Jumat? Ini penjelasan MUI
ILUSTRASI. Umat muslim melaksanakan Salat Jumat di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (20/3/2020). MUI menyebut bahwa salat Jumat boleh ditinggalkan bila ada uzur syar'i. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/aww.


Ia menyebutkan, ada beberapa uzur syar'i lain yang dibolehkan meninggalkan salat Jumat, di antaranya hujan deras yang menghalangi menuju masjid, juga karena adanya kekhawatiran akan keselamatan diri, keluarga, atau hartanya.

Dia bilang hingga kini, wabah covid-19 masih belum bisa dikendalikan dan diatasi. Potensi penularan dan penyebarannya pun masih tinggi. "Dengan demikian, uzur syar'i yang menyebabkan tidak dilaksanakannya perkumpulan untuk ibadah seperti salat Jumat masih ada," ucap dia.

Baca Juga: Pernah hadiri ijtima ulama Gowa, puluhan santri di Kaltim berstatus ODP

"Selama masih ada uzur, maka dia masih tetap boleh tidak Jumatan. Dan baginya tidak dosa. Kewajibannya adalah mengganti dengan salat zhuhur," terang dia.

Sementara terkait hadits soal meninggalkan salat Jumat 3 kali berturut-turut dikategorikan kafir, dia bilang hal tersebut berlaku bagi yang meninggalkannya tanpa uzur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×