kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

Badan Pangan Akan Dapat Mandat Baru Kelola Terigu dan Garam


Minggu, 11 Desember 2022 / 14:54 WIB
ILUSTRASI. Badan Pangan Nasional (Bapanas) bakal punya tanggung jawab baru yaitu mengelola komoditi terigu dan garam.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pangan Nasional (Bapanas) bakal punya tanggung jawab baru yaitu mengelola komoditi terigu dan garam. Kebijakan tersebut nantinya akan dimasukkan dalam revisi Peraturan Presiden (Perpres) No. 66 tahun 2021 tentang Badan Pangan.

Pengamat pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Khudori menilai tambahan wewenang ini menunjukkan ada harapan baru terhadap tata kelola pangan Indonesia.

"Wacana ini setidaknya bisa ditangkap bahwa apa yang dilakukan Badan Pangan selama ini diyakini menuju pada hal yang benar dan baik," kata Khudori pada Kontan.co.id, Minggu (11/12).

Meski demikian, Khudori belum dapat memastikan apakah kebijakan tambahan itu efektif untuk menjaga harga pangan di pasar.

Baca Juga: Stok Beras Bulog Jauh dari Target 1,2 Juta Ton

Perlu diketahui, usia Bapanas sendiri masih belum genap satu tahun. Karena banyak komoditas yang menjadi tanggung jawabnya, Bapanas perlu punya road map tata kelola komoditas yang menjadi prioritas dan yang belum.

"Sambil jalan, pemenuhan syarat itu bisa dicicil," tambah Khudori.

Dengan adanya penambahan tugas ini, bisa saja wewenang BUMN pangan seperti Bulog dan ID FOOD akan berperan lebih besar dan tidak tersekat dalam menangangani komoditas di bawah tanggung jawabnya.

Menurut Khudhori, pada akhirnya Bulog pun harus memperbesar sisi komersial agar bisa lebih mudah bermanuver dan mempengaruhi pasar.

Baca Juga: Bulog Upayakan Impor Beras 200.000 Ton Tiba Bulan Desember 2022

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×