kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.845   43,00   0,26%
  • IDX 8.236   -54,69   -0,66%
  • KOMPAS100 1.164   -8,06   -0,69%
  • LQ45 836   -5,92   -0,70%
  • ISSI 295   -0,88   -0,30%
  • IDX30 435   -0,96   -0,22%
  • IDXHIDIV20 520   0,17   0,03%
  • IDX80 130   -0,90   -0,69%
  • IDXV30 143   0,75   0,53%
  • IDXQ30 141   -0,12   -0,09%

Aturan teknis paket ke-13 dijanjikan akhir tahun


Jumat, 26 Agustus 2016 / 14:00 WIB
Aturan teknis paket ke-13 dijanjikan akhir tahun


Reporter: Handoyo | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah menjanjikan seluruh payung hukum kebijakan penyederhanaan perizinan rumah murah segera keluar. Paling lambat, akhir tahun ini semua peraturan teknis tersebut rampung.

Beberapa aturan teknis itu akan dituangkan melalui Peraturan Pemerintah (PP), Peraturan Menteri (Permen) dan Peraturan Daerah (Perda).

PP tentang Penyederhanaan Perizinan Pembangunan Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) targetnya akan selesai dalam waktu 10 hari ini.

Sedangkan aturan teknis berupa peraturan menteri melibatkan empat menteri. "Yakni Peraturan Menteri PU-Pera, Permenhub, Permen KLH, Permen ATR," kata Maurin Sitorus, Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian PU-Pera, Kamis (25/8).

Untuk memperlancar pelaksanaan paket kebijakan ekonomi ke-13 ini pemerintah akan membuat tim monitoring khusus yang beranggotakan dari seluruh instansi dan pemangku kepentingan terkait.

Nantinya, pemerintah akan melakukan sosialisasi kebijakan ini ke pemerintah daerah (Pemda). Maklum, Pemda ikut berperan besar. Selama ini para pengembang mengeluhkan kebijakan dan prosedur perizinan di daerah.

Maurin menambahkan, penyederhanaan perizinan pembangunan rumah murah ini berefek berganda. "Meski Pendapatan Asli Daerah (PAD) turun, tetapi nanti PAD akan didapatkan dari sumber yang lain," ujarnya.

Kepala Bappeda Kebupaten Bantaeng Syamsu Alam mendukung penyederhanaan aturan perizinan pembangunan rumah murah. Dengan potensi investor perumahan yang besar, dampak kebijakan ini  bagi ekonomi cukup besar.

Wakil Ketua Umum Bidang Perumahan REI, Dadang Juhro bilang, pemerintah perlu mempercepat sosialisasi ke daerah agar daerah memiliki semangat yang sama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×