kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Asyik, WNI yang pulang pasca dikarantina di Natuna dapat uang saku dari pemerintah


Senin, 17 Februari 2020 / 05:50 WIB
Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah menjalani masa karantina selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau tiba di terminal Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (16/2/2020). Sebanyak tujuh WNI asal Kalsel tiba di Ban


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan uang saku pada Warga Negara Indonesia (WNI) yang diobservasi di Natuna pasca-dievakuasi dari Provinsi Hubei, China.

Selain uang saku, pemerintah juga menanggung akomodasi dan transportasi para peserta observasi. "Mereka akan diberikan bingkisan beserta uang saku. Seluruh akomodasi juga sudah ditanggung sampai ke rumah," kata Kepala BNBP Doni Monardo dalam keterangan tertulisnya, (15/2/2020).

Doni tidak menjelaskan berapa nominal yang diberikan untuk WNI tersebut. Dia hanya memastikan bahwa pemerintah menanggung beberapa kebutuhan para peserta observasi.

Diketahui, sebanyak 285 warga yang telah menjalani karantina selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau, dipulangkan ke daerah masing-masing.

Pesawat pertama Boeing 737 yang membawa para WNI tiba di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020) sore. Pesawat pertama itu turut ditumpangi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "WNI yang Pulang dari Observasi di Natuna Dapat Uang Saku dari Pemerintah"
Penulis : Sania Mashabi
Editor : Krisiandi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×