kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

Ant International Bidik Pasar Pembayaran RI, Siap Garap Transaksi Lintas Negara


Selasa, 13 Januari 2026 / 22:34 WIB
Ant International Bidik Pasar Pembayaran RI, Siap Garap Transaksi Lintas Negara
ILUSTRASI. Logo Ant International (Dok./Ant International)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – BANGKOK. Raksasa teknologi finansial asal China, Ant International, makin serius menancapkan kukunya di industri jasa keuangan Indonesia.

Perusahaan penyedia platform Alipay+ ini menyatakan kesiapannya untuk tunduk pada regulasi Bank Indonesia (BI) demi memperluas penetrasi bisnis di Tanah Air.

President of Ant International, Douglas Feagin mengatakan bahwa Indonesia merupakan pasar yang penting dalam peta pengembangan bisnis global mereka. Saat ini, Ant International telah menjalin kemitraan strategis di dompet digital DANA.

Baca Juga: China Paling Royal Investasi di KEK, Gresik Jadi Jawara

"Indonesia adalah pasar yang penting bagi kami untuk mengembangkan bisnis. Kami bekerja sama dengan Bank Indonesia serta dengan partner di negara ini untuk mengimplementasikan produk kita," ujarnya dalam konferensi pers secara daring di Bangkok, Thailand, Selasa (13/1/2026).

Douglas mengungkapkan kepuasannya atas kemitraan yang terjalin dengan Grup Sinarmas sebagai pemodal di DANA hingga menjadi salah satu pemain e-wallet terbesar di Indonesia.

Ke depan, Ant International tidak hanya berhenti di investasi e-wallet, tetapi juga membidik potensi sistem pembayaran lintas negara (cross-border).

"Alipay+ ingin menghadirkan cross-border solution untuk dompet digital dari Indonesia yang digunakan di luar negeri, maupun bagi pengguna Alipay+ yang berkunjung ke Indonesia. Kami melakukannya secara bertahap dengan mengikuti regulasi dan pendekatan Bank Indonesia," ungkapnya.

Strategi ekspansi Ant International di Indonesia sangat bergantung pada lampu hijau dari bank sentral. Douglas menyebut, pihaknya memahami bahwa Bank Indonesia saat ini memprioritaskan skema penyelesaian antar negara atau government to government (G2G) sebagai langkah awal.

Baca Juga: Rosan dan Purbaya Matangkan Rencana Proyek KCIC Sebelum Berangkat Ke China

Oleh karena itu, Ant International memilih untuk bermain aman dengan menyelaraskan teknologi mereka sesuai aturan main yang ditetapkan otoritas.

Douglas optimistis, ke depan Alipay+ akan mampu memberikan solusi transaksi yang menarik bagi nasabah perbankan maupun pengguna aplikasi digital di Indonesia.

"Kami berpikir bahwa akhirnya kami akan menyediakan cross-border solution yang sangat menarik bagi pelanggan Indonesia. Indonesia adalah pasar yang sangat menarik dan kami sangat bersemangat dengan peluang yang ada di sana," tegasnya.

Di samping itu, di kawasan Asia Tenggara (ASEAN), rekam jejak Ant International memang sudah cukup mengakar melalui kemitraan dengan pemain lokal selama lebih dari satu dekade.

Selain DANA, mereka telah bermitra dengan GCash di Filipina, TrueMoney di Thailand, hingga TNG Digital di Malaysia.

Baca Juga: Purbaya Investigasi Dugaan Praktik Penggelapan Ekspor-Impor Indonesia dengan China

Untuk diketahui, fokus Ant International di regional juga mulai bergeser ke arah pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Pada tahun 2025, tiga aplikasi regional di bawah naungannya mulai membangun super app berbasis AI dengan dukungan fitur GenAI Cockpit milik Ant International.

Langkah ini diharapkan kian memperkuat ekosistem UMKM di ASEAN yang menjadi basis utama pengguna mereka.

Selanjutnya: Proyeksi PDB Global 2026 Naik: Siapa Untung, Siapa Stagnan?

Menarik Dibaca: 4 Tanda Tidak Cocok dengan Ceramide, Muncul Jerawat hingga Kemerahan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×