kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.921   -74,00   -0,44%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Andi: Jokowi belum siapkan pelantikan Budi Gunawan


Kamis, 15 Januari 2015 / 17:54 WIB
Andi: Jokowi belum siapkan pelantikan Budi Gunawan
ILUSTRASI. Genki Sushi tawarkan promo All You Can Eat (AYCE) sesi lunch dan dinner yang berlaku di seluruh outlet se-Indonesia!


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Meski Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah merestui pencalonan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kapolri, Presiden Joko Widdodo belum memberikan arahan untuk segera menggelar acara pelantikan. Menurut Sekretaris kabinet Andi Widjajanto, Jokowi belum tentu akan langsung melantik Budi menjadi Kapolri.

Hal ini terkait status mantan ajudan presiden ke lima Megawati Sukarno Putri itu yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Andi mengaku, Jokowi sudah mengetahui keputusan sidang paripurna DPR yang menyetujui usul pencalonan Budi oleh pemerintah.

Namun, karena statusnya sebagai tersangka Jokowi masih mempertimbangkan sejumlah kemungkinan terkait pencalonan Budi. "Bapak presiden masih mempertimbangkan sejumlah opsi. Sampai tadi ketemu belum ada arahan (pelantikan)," ujar Andi, Kamis (15/1) di Istana Negara, Jakarta.

Apakah Jokowi akan menunda pelantikan atau justru membatalkannya, menurut Andi hal itu bagian dari opsi yang akan diputuskan. Andi juga bilang, Jokowi sudah mendengar berbagai desakan mengenai pembatalan Budi.

Termasuk desakan dari sejumlah relawan yang sebelumnya menjadi pendukung Jokowi di masa kampanye pemilihan presiden. Rencananya, Jokowi akan menggelar dua pertemuan lagi dengan pihak yang masih dirahasiakan. Usai peertemuan-pertemuan itu barulah Jokowi akan menjelaskan pilihan opsinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×