kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.105   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.074   36,42   0,60%
  • KOMPAS100 793   4,94   0,63%
  • LQ45 602   -0,52   -0,09%
  • ISSI 210   2,76   1,33%
  • IDX30 340   -0,36   -0,11%
  • IDXHIDIV20 422   -1,32   -0,31%
  • IDX80 91   0,47   0,52%
  • IDXV30 115   0,66   0,58%
  • IDXQ30 109   -0,31   -0,28%

Anas ogah ungkap "sosok istimewa" di lantai 9 KPK


Jumat, 07 Maret 2014 / 11:02 WIB
ILUSTRASI. Cara menanam serai di rumah menggunakan pot.


Reporter: Gloria Fransisca | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Usai menjalani pemeriksaan terkait kasus gratifikasi proyek Pusdiklat Olahraga Hambalang dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Jumat (7/3) di Gedung KPK, Anas angkat bicara tentang sosok seseorang yang memberikan bocoran soal pengusutan TPPU yang menyeret dirinya sebagai tersangka.

Senada dengan loyalisnya, I Gede Pasek Suardika, Anas Urbaningrum mengakui, sudah sebulan lalu mengetahui dirinya bakal dijerat kasus TPPU oleh KPK.

Menurut pengakuan Anas, informasi itu diperolehnya dari seseorang yang berdiam di lantai 9 Gedung KPK.

"Saya sudah dengar sebulan lalu, ada seseorang yang mengumumkan (informasi TPPU) di lantai 9," ujar Anas.

Ketika dikonfirmasikan siapa sosok tersebut, Anas hanya menjawab seseorang itu terbilang "sosok yang istimewa". Sebab, menurut Anas, "sosok istimewa" tersebut mengumumkan hal tersebut kepada beberapa tahanan.

"Pokoknya orang itu istimewa di sini, dan istimewa juga bagi orang yang berkuasa," tandas Anas Urbaningrum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×