kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.124   -1,00   -0,01%
  • IDX 6.033   -4,95   -0,08%
  • KOMPAS100 787   -1,01   -0,13%
  • LQ45 599   -3,70   -0,61%
  • ISSI 208   0,84   0,40%
  • IDX30 339   -2,08   -0,61%
  • IDXHIDIV20 420   -2,57   -0,61%
  • IDX80 90   -0,17   -0,18%
  • IDXV30 115   0,13   0,11%
  • IDXQ30 109   -0,72   -0,66%

Amankan TPS, Polri kerahkan 335.000 personil


Selasa, 08 April 2014 / 16:11 WIB
ILUSTRASI. Cara menurunkan berat badan dengan cepat.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Sutarman mengatakan pihaknya sudah siap mengamankan jalannya pemungutan suara dalam pemilihan umum anggota legislatif besok, Rabu (9/4).

Menurutnya, Kepolisian akan mengerahkan anggotanya sebanyak 335.000 yang disebar di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Personil akan didorong ke TPS mulai pukul 00.00 nanti," ujar Sutarman di Istana Negara, Selasa (8/4).

Mulai pukul 00.00 personil keamanan akan menjaga dan mengecek kelengkapan logistik yang diperlukan di masing-masing TPS. Bahkan, penyebaran personil kepolisian itu sudah dilakukan sejak sembilan hari lalu.

Sementara itu, Sutarman juga menjelaskan hingga saat ini 99% logistik pemilu sudah sampai di TPS. Bukan hanya di TPS Kepolisiaan juga akan memonitor perkembngan di berbagai daerah.

Terutama ketika masa-masa tenang seperti saat ini, yang biasanya rawan terjadi kejadian yang mengancam keamanan. Untuk itu, pihak kepolisian mengaku sudah menganalisis daerah-daerah mana yang berpotensi dan rawan konflik.

Beberapa daerah yang dinilai rawan konflik, dan terjdi gangguan keamanan diantaranya adalah Daerah Istimewa Aceh, Provinsi Papua, dan Poso. "Itu jadi perhatian Polri," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×