CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Alasan Jokowi tetapkan ICP 2018 US$ 48 per barel


Rabu, 16 Agustus 2017 / 16:13 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pemerintah juga mematok asumsi rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP) tahun depan sebesar US$ 48 per barel. Asumsi itu sama persis dengan asumsi ICP dalam APBN-P tahun ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini, ICP tahun depan masih berada di level yang cukup tinggi.

Sebab, peningkatan kebutuhan energi dalam rangka pemulihan ekonomi global menjadi faktor yang mempengaruhi kenaikan harga minyak pada tahun 2018," kata Jokowi dalam pidato di Gedung DPR/MPR, Rabu (16/8).

Sementara itu, asumsi volume minyak dan gas bumi yang siap dijual selama tahun 2018 diperkirakan mencapai 2 juta barel setara minyak per hari, yang terdiri dari produksi minyak bumi sebesar 800 ribu barel per hari dan gas bumi sekitar 1,2 juta barel setara minyak per hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×