kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.715   7,00   0,04%
  • IDX 6.522   -3,87   -0,06%
  • KOMPAS100 849   -0,16   -0,02%
  • LQ45 642   -2,30   -0,36%
  • ISSI 229   0,82   0,36%
  • IDX30 358   -1,72   -0,48%
  • IDXHIDIV20 434   -2,64   -0,60%
  • IDX80 97   -0,07   -0,07%
  • IDXV30 121   -0,37   -0,30%
  • IDXQ30 113   -0,61   -0,54%

Alasan Jokowi tetapkan ICP 2018 US$ 48 per barel


Rabu, 16 Agustus 2017 / 16:13 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pemerintah juga mematok asumsi rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP) tahun depan sebesar US$ 48 per barel. Asumsi itu sama persis dengan asumsi ICP dalam APBN-P tahun ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini, ICP tahun depan masih berada di level yang cukup tinggi.

Sebab, peningkatan kebutuhan energi dalam rangka pemulihan ekonomi global menjadi faktor yang mempengaruhi kenaikan harga minyak pada tahun 2018," kata Jokowi dalam pidato di Gedung DPR/MPR, Rabu (16/8).

Sementara itu, asumsi volume minyak dan gas bumi yang siap dijual selama tahun 2018 diperkirakan mencapai 2 juta barel setara minyak per hari, yang terdiri dari produksi minyak bumi sebesar 800 ribu barel per hari dan gas bumi sekitar 1,2 juta barel setara minyak per hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×