kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Ahok tolak tawaran investasi di Monorel ADHI


Kamis, 30 Oktober 2014 / 11:14 WIB
ILUSTRASI. Daftar Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Kesehatan Gigi, Wajib Dikurangi.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menolak penawaran investasi pembangunan monorel oleh PT Adhi Karya. Basuki menjelaskan, PT Adhi Karya sempat menemuinya dan menawarkan agar Pemprov DKI Jakarta berinvestasi dalam pembangunan monorel yang akan digarap oleh salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

"Mereka tawarkan kita untuk berinvestasi. Aku bilang tidak tertarik (untuk investasi), daripada kami investasi di sana, lebih baik bangun properti," kata Basuki, di Balaikota, Kamis (30/10/2014).
 
Kendati demikian, Basuki tetap memberi peluang PT Adhi Karya membangun monorel di Jakarta. PT Adhi Karya berencana membangun monorel dengan rute Kuningan-Cawang-Bekasi Timur dan Cawang-Cibubur sepanjang 52 km, yang diproyeksikan memerlukan anggaran sebesar Rp 8,4 triliun.

Rencananya, mega proyek monorel fase I akan dibangun dari pusat pemukiman dan sumber kendaraan di wilayah Cibubur di Jakarta Timur dan Bekasi Timur di Jawa Barat. Selanjutnya, dua titik monorel tersebut terkoneksi hingga wilayah Cawang.

Dari Cawang, penumpang akan didistribusikan menggunakan kereta monorel otomatis menuju pusat bisnis dan perkantoran di Kuningan Jakarta Selatan. (Kurnia Sari Aziza)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×