kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Ahok gandeng BPK telusuri kasus bus TransJakarta


Selasa, 25 Februari 2014 / 11:53 WIB
ILUSTRASI. Bawa bekal Tahu Cobek dengan bumbu marinasi untuk piknik di akhir pekan ini, yuk! Simak resepnya! (Youtube/Rudy Simple TV)


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pihaknya menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ikut mengaudit pengadaan bus baru TransJakarta yang diduga korupsi.

"Tadi sudah tanda tangan dan paraf Pak Gubernur untuk nanti dikirim ke BPK," ujar Basuki atau akrab disapa Ahok di Balai Kota, Jakarta, Selasa (25/2/2014).

Ahok mengatakan, langkah Pemprov DKI melibatkan BPK untuk mengaudit pengadaan bus TransJakarta tersebut dinilai sudah tepat. Sementara, pihaknya juga tidak mempermasalahkan apabila ada warga yang melaporkan kasus ini ke KPK.

"Kalau BPK itu internal. Kalau KPK itu eksternal," ucap mantan Bupati Belitung Timur ini.

Selain itu, Ahok juga menjelaskan mengapa pihaknya tidak langsung mmelaporkan kasus ini ke KPK. Sebab, sesuai prosedur instansi pemerintahan, pihaknya harus melalui BPK.

"Kalau secara prosedur pemerintahan begitu. Jadi, bukan lapor ke KPK, tapi ke BPK. Hasil temuan BPK baru diserahkan ke Jaksa atau Polisi," kata Ahok. (Imanuel Nicolas Manafe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×