kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Ruhut: Jokowi mulai pening atasi masalah Jakarta


Senin, 24 Februari 2014 / 17:20 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah telah menyusun prinsip pelaksanaan netralitas karbon dan peta jalan transisi energi. REUTERS/David Gray/File Photo


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Anggota DPR dari Fraksi Demokrat, Ruhut Sitompul, menilai Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi mulai pening karena belum bisa mengatasi dua persoalan besar ibukota yakni banjir dan macet. Padahal, Jokowi ingin mencalonkan Presiden.

"Ya mungkin Jokowi mulai pening, macet enggak ketulungan, banjir juga masih, pening dia (Jokowi)," kata Ruhut di gedung DPR RI, Senin (24/2/2014).

Ruhut ditanya pers mengenai isu penyadapan terhadap Jokowi tahun lalu. "Itu kan pencitraan," kata Ruhut.

Menurut Ruhut, Jokowi tambah pening sebab masalah yang dihadapi tidak hanya banjir dan macet tapi juga masalah yang tambah menumpuk dan tidak bisa dia selesaikan.

"Jokowi sudah bikin MoU dengan KPK agar tidak korupsi, eh ada busway baru yang babak belor (karatan)," katanya.

Diberitakan sebelumnya pengadaan bus TransJakarta dan BKTB yang didatangkan Pemprov DKI dari China menuai masalah karena beberapa bagian bus berkarat, baut copot, dan diduga anggaran pengadaan bus di mark kup.

Di tengah berbagai masalah itu, Ruhut mengatakan muncullah isu Jokowi disadap sehingga semua masalah yang tengah jadi sorotan itu dilupakan.

"Memang Jokowi ini hobby-nya pencitraan," kata Ruhut. (Hasanudin Aco)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×