kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Ahok: Boleh demo, asal buruh jangan merusak


Rabu, 30 April 2014 / 18:41 WIB
ILUSTRASI. Inilah 3 Cara Mengganti Password Gmail via Browser dan HP


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mempersilakan para buruh untuk melakukan aksi unjuk rasa pada Hari Buruh Internasional yang jatuh pada Kamis (1/5/2014) besok.

Meskipun demikian, ia mengimbau agar para buruh bisa melakukan aksi unjuk rasa dengan damai tanpa harus merusak fasilitas publik.

"Ya, kita cuma mengimbau kawan-kawan buruh kalau sekadar menyampaikan aspirasi silakan. Tapi jangan sampai ada pot bunga yang dirusak, soalnya itu kan milik bersama," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Rabu (30/4/2014).

Sementara mengenai tuntutan buruh yang meminta kenaikan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 30 persen, Basuki menyatakan bahwa hal tersebut tergantung dari besaran kebutuhan hidup layak (KHL).

"Kan KHL itu yang jadi patokan UMP. Jadi bukan soal mau naikkan 30 persen atau tidak. Kalau KHL masih dianggap masih kecil, dan mau nambah beberapa komponen ya demonya ke Kemenakertrans, bukan ke sini," ujar Basuki.

Pada peringatan Hari Buruh besok, sejumlah elemen buruh telah menyatakan diri akan berunjuk rasa ke sejumlah tempat di Ibu Kota, di antaranya Bundaran HI, Istana Negara, dan Stadion Utama Gelora Bung Karno. (Alsadad Rudi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×