kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.075   36,77   0,61%
  • KOMPAS100 793   4,42   0,56%
  • LQ45 601   -0,89   -0,15%
  • ISSI 210   3,13   1,51%
  • IDX30 340   -0,74   -0,22%
  • IDXHIDIV20 422   -1,12   -0,26%
  • IDX80 90   0,38   0,43%
  • IDXV30 115   0,54   0,47%
  • IDXQ30 109   -0,16   -0,15%

Ahmad Fathanah siapkan materi pembelaan


Senin, 21 Oktober 2013 / 20:35 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Ahmad Fathanah mengaku kaget dengan tuntutan hukuman 17 tahun 6 bulan penjara untuk tindakan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi. Namun demikian, Fathanah mengaku siap mengajukan pembelaan.

"Ini kan belum final. Selanjutnya masih ada vonis. Ya, nanti kita ada pembelaan, apakah itu adil atau tidak," ujar Fathanah usai sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta (21/10).

JPU menuntut majelis hakim menyatakan Fathanah melakukan tindak pidana korupsi dan menjatuhkan pidana penjara selama 7 tahun 6 bulan serta denda Rp 500 juta.

JPU juga menuntut Fathanah dengan hukuman pidana selama 10 tahun dan denda Rp 1 miliar atas TPPU.

Dalam perkara korupsi, Fathanah bersama mantan Presiden partai keadilan Sejahtera (PKS) dianggap terbukti menerima uang Rp 1,3 miliar dari PT Indoguna upaya guna kepengurusan kuota impor daging sapi. Tindakan ini melanggar pasal 12 ayat 1 huruf a UU Pemberantasan Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara dalam perkara TPPU, Fathanah dianggap terbukti menerima uang senilai Rp 35,408 miliar. Tak hanya itu, dalam kurun waktu tahun 2001 - 2013 Fathanah dianggap telah membelanjakan atau mentransfer uang senilai Rp 38,709 miliar.

Tindakan ini  melanggar Pasal 3 UU TPPU jo Pasal 65 ayat (1) KUHP dan Pasal 5 UU TPPU jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 ayat (1) KUHP

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×