kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   -50.000   -1,73%
  • USD/IDR 16.995   46,00   0,27%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

ADB: Pemerintah belum serius dukung daerah terbitkan obligasi daerah


Selasa, 11 Februari 2020 / 13:03 WIB
ADB: Pemerintah belum serius dukung daerah terbitkan obligasi daerah
ILUSTRASI. Pemandangan kota Bandung. Tahun 2015, Jawa Barat pernah berniat menerbitkan obligasi daerah untuk pembiayaan pembangunan Bandara Kertajati


Reporter: Grace Olivia | Editor: Anna Suci Perwitasari

Adapun beberapa catatan utama ADB mengenai proyek pinjaman yang tak mencapai output dan outcome seusai harapan ini adalah, pertama, masih minimnya komitmen pemerintah pusat untuk mendukung penerbitan obligasi daerah. Kedua, lemahnya koordinasi antara otoritas pemerintah pusat, dan ketiga, masa implementasi proyek yang singkat. 

"Berdasarkan tantangan-tantangan ini, pelajaran utama yang dipetik adalah bahwa membangun kapasitas akan membutuhkan waktu.,” terang ADB. 

Meski begitu ADB mengatakan, pemerintah sudah membuat sejumlah kemajuan dengan merancang draf regulasi penerbitan obligasi daerah disertai naskah akademik yang juga telah menjadi referensi dalam proses perancangan regulasi obligasi daerah lainnya yang akan diterbitkan Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Pemerintah juga telah melakukan beberapa penyesuaian aturan, baik Peraturan Menteri Keuangan maupun Peraturan OJK yang memberi jalan untuk penerbitan obligasi daerah. 

Namun, tetap saja, hingga hari ini belum ada satu pun obligasi daerah yang berhasil diterbitkan di Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×