kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Ada JKN, IDI mengeluh dokter digaji Rp 7,5 juta


Senin, 23 Mei 2016 / 15:47 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kecewa dengan pelaksanaan progtam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Mereka menyatakan, program tersebut tidak sesuai dengan harapan dokter.

Ketidaksesuaian harapan tersebut kata I Oetama Marsis, Ketua Umum IDI salah satunya berkaitan dengan perbaikan kesejahteraan hidup dokter. "Kesimpulan ini kami ambil berdasarkan evaluasi terhadap dua tahun pelaksanaan program tersebut," katanya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IX DPR Senin (23/5).

Berdasarkan kesimpulan tersebut IDI menemukan fakta bahwa gaji dokter yang ikut melaksanakan program tersebut tidak membaik, bahkan cenderung tidak manusiawi. "Dokter muda, take home pay yang diterima hanya berkisar Rp 5 juta sampai Rp 7,5 juta, itu tidak manusiawi," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×