kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ada dua penyebab banjir besar di Ambon


Kamis, 01 Agustus 2013 / 16:07 WIB
Ada dua penyebab banjir besar di Ambon
ILUSTRASI. Uap wajah


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan berdasarkan hasil investigasi pemerintah pusat, terdapat dua penyebab banjir Ambon. Pertama adalah jebolnya bendungan dan kedua hujan lokal yang cukup besar.

"Ada dua penyebabnya, selain karena bendungannya, juga ada hujan lokal yang begitu dahsyat. Jadi hujan lokal di kota Ambon menjadi satu kasus sendiri yang juga menyebabkan korban sampai delapan orang dan sampai sekarang belum ditemukan," tutur Agung kepada awak media di Kantor Wakil Presiden, Kamis (1/8).

Pemerintah pusat, melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), berjanji akan segera membangun bendungan tersebut. Bendungan alam itu akan dibangun menjadi bendungan buatan manusia.

Dengan begitu, bendungan yang baru nanti tidak bisa lagi disebut bendungan alam. Namun, lanjut Agung, dana yang dibutuhkan untuk membangun bendungan itu masih dalam perhitungan. Yang pasti, kewajiban pemerintah pusat untuk menyumbang sebesar Rp 1 miliar telah diberikan.

Sampai saat ini pemerintah pusat bersama dengan pemerintah daerah mengutamakan evakuasi korban dan pembersihan puing-puing pasca banjir besar tersebut. Agung berharap dalam waktu dekat, semua korban bisa ditemukan dan diperlakukan selayaknya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×