kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

40 Persen Masyarakat Tidak Percaya Parpol


Selasa, 21 Oktober 2008 / 15:48 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro |

JAKARTA. Lembaga Riset Informasi menyatakan sebesar 40 % masyarakat tidak percaya terhadap partai politik karena dianggap tidak dapat mewakili aspirasi rakyat. Hal tersebut disampaikan Presiden LRI Johan Silalahi dalam pemaparan Survey Pemilu 2009, Selasa (21/10).

Survey yang dilakukan di 33 provinsi dengan responden sejumlah 2.400 orang ini juga menghasilkan bahwa 53% masyarakat menyatakan tidak puas dengan kinerja partai politik lama. Dan sebesar 49 % responden menyatakan tidak percaya terhadap kehadiran parpol baru. "hanya 29% responden yang percaya dengan parpol baru," ucap Johan.

Survey yang digelar tanggal 25 Agustus sampai 7 September ini menghasilkan bahwa popularitas Golkar masih menjadi yang tertinggi (33,9%) dan urutan kedua diduduki oleh PDI Perjuangan (28,1%).

Sedangkan dari jajaran parpol baru yang resmi menjadi peserta pemilu 2009, Partai Hanura merupakan parpol yang paling dikenal secara spontan oleh masyarakat dengan persentase sebesar 34,2%. Selain itu, parpol baru lainnya yang paling diketahui oleh masyarakat adalah Partai Gerindra yakni dengan persentase sebesar 25,2%,

Sementara itu, hal yang diharapkan oleh masyarakat sepanjang berlangsungnya kegiatan kampanye menunjukkan; 61% responden ingin memperoleh informasi program parpol, 14% ingin memperoleh uang dari kampanye, 13 % ingin memperoleh hiburan dan 5 % ingin memperoleh atribut partai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×