kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

40 Persen Masyarakat Tidak Percaya Parpol


Selasa, 21 Oktober 2008 / 15:48 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro |

JAKARTA. Lembaga Riset Informasi menyatakan sebesar 40 % masyarakat tidak percaya terhadap partai politik karena dianggap tidak dapat mewakili aspirasi rakyat. Hal tersebut disampaikan Presiden LRI Johan Silalahi dalam pemaparan Survey Pemilu 2009, Selasa (21/10).

Survey yang dilakukan di 33 provinsi dengan responden sejumlah 2.400 orang ini juga menghasilkan bahwa 53% masyarakat menyatakan tidak puas dengan kinerja partai politik lama. Dan sebesar 49 % responden menyatakan tidak percaya terhadap kehadiran parpol baru. "hanya 29% responden yang percaya dengan parpol baru," ucap Johan.

Survey yang digelar tanggal 25 Agustus sampai 7 September ini menghasilkan bahwa popularitas Golkar masih menjadi yang tertinggi (33,9%) dan urutan kedua diduduki oleh PDI Perjuangan (28,1%).

Sedangkan dari jajaran parpol baru yang resmi menjadi peserta pemilu 2009, Partai Hanura merupakan parpol yang paling dikenal secara spontan oleh masyarakat dengan persentase sebesar 34,2%. Selain itu, parpol baru lainnya yang paling diketahui oleh masyarakat adalah Partai Gerindra yakni dengan persentase sebesar 25,2%,

Sementara itu, hal yang diharapkan oleh masyarakat sepanjang berlangsungnya kegiatan kampanye menunjukkan; 61% responden ingin memperoleh informasi program parpol, 14% ingin memperoleh uang dari kampanye, 13 % ingin memperoleh hiburan dan 5 % ingin memperoleh atribut partai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×