kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Pengembang reklamasi digugat konsumen

Jumat, 22 Desember 2017 / 16:33 WIB

Pengembang reklamasi digugat konsumen

Foto udara kawasan proyek reklamasi Teluk Jakarta (bawah) di Pantai Utara Jakarta, Selasa (5/12/2017). Pemerintah pusat resmi mencabut penghentian sementara (moratorium) pembangunan Pulau C, D, dan G Reklamasi Teluk Jakarta pada 5 Oktober 2017, dengan demikian pembangunan reklamasi Teluk Jakarta dilanjutkan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kapuk Naga Indah (KNI) sebagai pengembang Pulau C dan Pulau D digugat oleh sembilan konsumen pembeli propertinya.

Para konsumen ini menggugat PT KNI ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) DKI Jakarta untuk mengembalikan uang cicilan yang telah dibayarkan untuk 10 unit rumah dan 1 unit Rukan dengan total nilai Rp 30,9 miliar.

Kuasa hukum pemohon Rendy Anggara Putra mengatakan, gugatan ini dilakukan karena pemohon menilai tak ada kejelasan terkait kelanjutan proyek reklamasi.

"Para pemohon meminta pengembalian dana, karena merasa belum jelas regulasinya, dan takut ada kerugian yang lebih besar," katanya saat dihubungi KONTAN, Jumat (22/12).

Rendy menambahkan, kelanjutan proyek ini makin tak jelas lantaran dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) soal reklamasi sudah ditarik oleh Gubernur Anies Baswedan dari pembahasan di DPRD DKI Jakarta.

"Dua Raperda soal Tata Ruang dan Zonasi juga baru ditarik sehingga tak akan masuk program legislatif daerah (Prolegda) tahun depan dan isisnya pun mungkin berubah," sambungnya.


Reporter: Anggar Septiadi
Editor: Yudho Winarto

REKLAMASI

Tag
Komentar
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web = 0.2660

Close [X]
×