kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.719   -99,00   -0,56%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Boediono resmikan pengolahan air di Tangerang


Rabu, 11 Juli 2012 / 11:30 WIB
ILUSTRASI. Sepeda lipat Pacific Pithon Sporty


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

TANGERANG. Wakil Presiden Boediono meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) PT Aetra Air Tangerang. Peresmian ini seiring dengan telah selesainya pembangunan IPA berkapasitas 900 liter/detik.

Nantinya, proyek infrastruktur besar pertama di bidang penyedian air bersih dengan investasi Rp 520 miliar ini akan melayani lima kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, yakni Pasar Kemis, Sepatan, Cikupa, Balaraja, dan Jayanti.

"Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah serta bantuan semua pihak yang membantu terlaksananya pembangunan IPA ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih berkualitas dengan harga terjangkau," kata Presiden Direktur PT Aetra Air Tangerang Abdular Mansoer, Rabu (11/7).

Teknologi pengolahan air Aerta Tangerang akan menghasilkan air layak minum sesuai standar Departemen Kesehatan dan WHO. Sistem jaringan pipa yang digunakan juga telah bersertifikat food grade sehingga aman untuk pendistribusian air layak minum. Sistem jaringan pipa berkualitas ini adalah yang pertama.

Dengan air bersih berkualitas airlayak minum, biaya yang dikenakan kepada pelanggan rata-rata Rp4,5 per liter. Nilai ini jauh lebih murah bila dibandingkan dengan harga air minum kemasan yang mencapai Rp2000 per liter.

Principal Acuatico Group Rosan P Roeslan menambahkan, proyek ini merupakan proyek kemitraan pemerintah swasta (KPS) pertama yang berhasil dilaksanakan dari 26 proyek pengolahan air yang ditawarkan Presiden pada infrastructure Summit 2006.

"Proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh sukses pelaksanaan proyek KPS sehingga dapat memacu pengembangan proyek KPS air minum yang lain untuk mendukung percepatan cakupan pelayanan air minum," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×