| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.483
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS606.004 0,84%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Asing kelak bisa punya properti berstatus HGB

Kamis, 05 Oktober 2017 / 10:34 WIB

Asing kelak bisa punya properti berstatus HGB



Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mengusulkan wacana baru dalam perumusan RUU Pertanahan terkait kepemilikan properti oleh orang asing. Selama ini, Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) melarang orang asing mengempit properti berstatus hak milik (HM) dan hak guna bangunan (HGB).

Sofyan Djalil, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyatakan, yang terjadi selama ini orang asing hanya diperkenankan memiliki properti dengan status hak pakai saja. Hal ini pada praktiknya memang tidak cukup menyulitkan dan tidak menarik bagi warga asing.

"Maka pilihannya kemudian adalah, mengubah aturan tentang membangun apartemen hanya atas tanah hak pakai atau membolehkan orang asing membeli HGB. Dalam RUU Pertanahan kami mengusulkan perubahan aturan menjadi, apartemen/rusun yang dibangun atas tanah HGB dapat dimiliki oleh orang asing," tutur Sofyan kepada KONTAN.co.id, Rabu (4/10) malam.

Namun Sofyan menambahkan, hal tersebut masih draft RUU. Sas sis sus di pasar menyebutkan, rencana ini merupakan angin surga bagi emiten properti.

Sebab selama ini mereka terkendala, jika ingin menjual produknya kepada orang asing. Jika rencana tersebut disetujui, siap-siap saja meraup cuan dari pergerakan harga saham emiten properti.


Reporter: Yuwono Triatmodjo
Editor: Yudho Winarto

INDUSTRI PROPERTI

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 0.0448 || diagnostic_web = 0.2242

Close [X]
×