kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Yusril beberkan awal mula Sisminbakum


Jumat, 01 Oktober 2010 / 22:30 WIB


Reporter: Gloria Natalia | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Tersangka kasus biaya akses Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) Yusril Ihza Mahendra mengaku telah menjawab 25 pertanyaan dari penyidik mengenai asal-muasal Sisminbakum.

Selama 12 jam diperiksa penyidik Tindak pidana khusus Kejaksaan Agung, Yusril menjelaskan telah memberi jawaban panjang lebar dan rinci. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan penyidik serupa dengan pertanyaan di pemeriksaan Yusril sebelumnya. Namun, ketika itu Yusril tidak menjawab pertanyaan penyidik karena menunggu putusan uji materi Undang-undang tentang Kejaksaan.

"Bagaimana riwayatnya ada Sisminbakum, perjanjian-perjanjian yang dibuat. Sebagian besar saya tidak tahu karena saya pejabat pengambil kebijakan dan putusan, tidak masuk dalam persoalan-persoalan secara teknis," papar Yusril di depan pintu gedung Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jumat (1/10).

Saat datang diperiksa, Yusril membawa beberapa dokumen Sisminbakum ketika ia menjabat Menteri Kehakiman dan HAM. Tidak semua dokumen ia bawa karena setelah tidak menjabat menteri Yusril meninggalkan dokumen itu di departemen.

"Termasuk risalah kabinet tidak saya punya ketika masalah Sisminbakum dibahas awal Juli 2000 bersama IMF dan Bank Dunia," akunya.

Soal saksi-saksi yang diajukan, Yusril khawatir para saksi itu tidak bisa membeberkan rincian peristiwa. Karena banyak saksi dalam peristiwa ini berusia 70 tahun.

Yusril sudah mengajukan daftar nama saksi ahli dan saksi meringankan kepada penyidik. Selanjutnya, pemeriksaan Yusril bakal berlanjut Rabu pekan depan (6/10).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×