kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.723   15,00   0,08%
  • IDX 6.480   -46,06   -0,71%
  • KOMPAS100 844   -5,15   -0,61%
  • LQ45 639   -5,76   -0,89%
  • ISSI 228   -0,52   -0,23%
  • IDX30 357   -3,22   -0,89%
  • IDXHIDIV20 433   -3,39   -0,78%
  • IDX80 96   -0,70   -0,73%
  • IDXV30 120   -0,59   -0,49%
  • IDXQ30 113   -1,03   -0,90%

Yenny Wahid: Ancaman FPI terhadap SBY masalah serius


Senin, 14 Februari 2011 / 15:32 WIB


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can


JAKARTA. Direktur Eksekutif The Wahid Institute Yenny Wahid mengatakan, ancaman Front Pembela Islam (FPI) yang akan menggulingkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jika membubarkan organisasi tersebut sebagai masalah serius. Dia mengatakan, SBY harus menindaklanjuti ancaman FPI tersebut.

Yenny mengatakan, apa yang disampaikan FPI di depan publik bukanlah persoalan tentang kebebasan berpendapat tapi ini menyangkut kewibawaan seorang pimpinan negara. Baginya, kalau rakyatnya bisa seenaknya mengancam menggulingkan presidennya, apa jadinya bangsa ini. "Jika saya menjadi Kepala Negara, saya akan menjaga kewibawaan dan hal tersebut tidak bisa dibiarkan," imbuhnya setelah pertemuan dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufiq Kiemas, Senin (14/2).

Sebelumnya, Juru bicara FPI Munarman mengatakan, menggulingkan SBY karena telah membelokkan isu kerusuhan di Cikeusik, Jawa Barat. Saat itu, Munarman menanggapi pernyataan SBY yang ingin membubarkan organisasi massa yang terlibat tindak kekerasan.

Menanggapi ancaman FPI itu, Taufiq Kiemas mengatakan, tidak mungkin terjadi. "Kalau mau mengulingkan presiden kan harus lewat MPR," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×