kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Warga 8 desa korban Lapindo tolak pengeboran baru


Selasa, 26 Juli 2011 / 13:25 WIB
ILUSTRASI. OPPO A12


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

SIDOARJO. Warga dari delapan desa di Sidoarjo berunjuk rasa menolak rencana pengeboran gas baru oleh PT Lapindo. Unjuk rasa itu digelar di depan sumur gas milik PT Lapindo di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (26/7).

Ratusan warga menutup jalan di depan sumur. Salah satu koordinator aksi dari Desa Kalidawir Basori Alwi menuturkan, selama ini warga tidak mendapat manfaat dari pengeboran gas Lapindo. Namun jika terjadi bencana, seperti yang terjadi di Porong, warga ikut merasakan dampaknya.

Selain menolak pengeboran gas, warga juga menuntut agar Lapindo memberikan informasi tentang aktivitas pengeboran di desa mereka. "Warga tidak tahu pipa yang ditanam di tanah itu berapa, besarnya berapa, lalu bagi hasilnya bagaimana," tambahnya.

Pengunjuk rasa juga menuntut agar ganti rugi akibat luberan lumpur tanggal 23 Desember 2010 laklu segera diberikan kepada warga yang menjadi korban. Menurut Basori, warga akan bertahan di lokasi unjuk rasa sampai tuntutan mereka dipenuhi. ( Idha Saraswati W Sejati/ Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×