kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

SBY kembali bahas penanganan lumpur Lapindo


Senin, 25 April 2011 / 12:15 WIB
ILUSTRASI. Katalog promo JSM Giant 10-13 Juli 2020.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengelar rapat penanganan lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur. SBY memanggil sejumlah pejabat mulai dari menteri, Gubernur Jawa Timur Sukarwo dan Kepala Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Sunarso.

SBY mengatakan, rapat ini untuk mengetahui perkembangan penanganan atau penyelesaian lumpur Lapindo. "Menteri terkait, gubernur Jawa Timur dan kepala BPLS akan melaporkan kepada saya," katanya, Senin (25/4).

Ada tiga poin yang bakal dibahas dalam rapat kali ini. Pertama, terkait luapan lumpur sekaligus mencegah luapan baru yang memberikan dampak negatif kepada masyarakat. Kedua, perihal soal memberikan ganti rugi. Ketiga perihal kepastian pembangunan infrastruktur di sekitar daerah luapan lumpur. "Inilah yang ingin saya dengar, kemajuan, perkembangan dan langkah-langkah penanganan hingga hari ini," kata SBY.

Sekedar mengingatkan, lumpur Lapindo terjadi di lokasi pengeboran Lapindo Brantas Inc. Semburan lumpur terjadi pertama kali pada 29 Mei 2006. Semburan lumpur panas ini telah menenggelamkan kawasan permukiman, pertanian, dan perindustrian di tiga kecamatan di sekitarnya, serta memengaruhi aktivitas perekonomian di Jawa Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×