kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.542   12,00   0,07%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Wamenkeu: Pemerintah Akan Waspadai Peningkatan Inflasi Jelang Ramadan


Rabu, 01 Maret 2023 / 14:15 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah akan mewaspadai peningkatan inflasi dari harga pangan atau volatile food menjelang Ramadan dan Lebaran. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan mewaspadai peningkatan inflasi dari harga pangan atau volatile food menjelang Ramadan dan Lebaran.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan pemerintah akan memastikan kecukupan adanya produksi, suplai hingga siap siaga dalam melakukan impor.

"Tentu yang mana diimpor, langkah mengimpor, dan timing menjadi sangat penting untuk dipikirkan," ucap dia dalam acara Pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan, Rabu (1/3).

Baca Juga: Ini Sejumlah Komponen yang Mendorong Inflasi pada Februari 2023

Suahasil juga menerangkan pemerintah akan memastikan sejumlah barang, termasuk komoditas pangan, itu mencukupi ketersediaannya di dalam negeri dan hal itu menjadi perhatian yang sangat kuat.

Dia menyebut sejumlah cara tersebut menjadi sangat fundamental untuk dilakukan menjelang Ramadan dan Lebaran.

Sebagai informasi, inflasi Januari 2023 tercatat 5,28 Year on Year (YoY) atau sebesar 0,34%. Adapun inflasi volatile food, meliputi beras, cabai, ikan segar, bawang, kentang, dan minyak goreng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×