CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.002,80   -7,94   -0.79%
  • EMAS988.000 -0,60%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Walhi: Pertambangan Ilegal di Kawasan IKN Berbahaya Bagi Lingkungan dan Masyarakat


Minggu, 13 Februari 2022 / 23:21 WIB
Walhi: Pertambangan Ilegal di Kawasan IKN Berbahaya Bagi Lingkungan dan Masyarakat
ILUSTRASI. Sejumlah alat berat membuka akses jalan di lokasi segmen tiga di kawasan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara


Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tim Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pada Jumat, (4/2), pukul 14.00 WITA menggerebek kegiatan dan menindak penambangan Batubara ilegal di sekitar lokasi Ibu Kota Negara (IKN).

Tepatnya berada di lokasi Greenbelt Waduk Samboja, Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Manajer Kampanye Isu Tambang dan Energi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Rere Christianto mengatakan, pihaknya sudah mengamati pertambangan ilegal di kawasan tersebut sejak lama, dan sudah dilakukan penertiban pada 2017.

“Sejauh yang bisa kami amati, pertambangan ilegal di kawasan Tahura Bukit Suharto sudah sejak lama dilakukan, pada tahun 2017 tercatat upaya melakukan penertiban di kawasan ini, namun masih muncul lagi hingga akhir tahun 2020,” kata Rere kepada Kontan.co.id, Minggu (13/2).

Baca Juga: Kadin Mendukung Penuh Pemindahan Ibu kota Negara

Rere juga menilai keberadaan tambang ilegal di kawasan tersebut akan berdampak pada perubahan fisik kawasan hutan, karena pertambangan dilakukan di kawasan Tahura Bukit Soeharto.

Menurutnya pertambangan ilegal tersebut akan meninggalkan lubang-lubang tambang yang akan merusak estetika dan jadi ancaman bagi warga sekitar.

“Kawasan hutan menjadi wilayah penting bagi resapan air, serta menyangga wilayah sekitarnya dari ancaman erosi dan longsor. Pertambangan ilegal juga akan meninggalkan lubang-lubang tambang yang akan merusak estetika kawasan serta mengancam keselamatan warga yang tinggal di sekitarnya,” jelasnya.

Dengan adanya kawasan tambang ilegal ini, ia menyarankan pemerintah harus serius dalam penegakan hukum terhadap aksi pertambangan ilegal yang ada. Selain itu, menurutnya monitoring kawasan ini utamanya penting untuk secara berkala terus dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Financial Modeling & Corporate Valuation Fundamental Supply Chain Planner Development Program (SCPDP)

[X]
×