kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Walau terdampak pandemi, sebagian besar perusahaan masih pekerjakan pekerjanya


Kamis, 18 Februari 2021 / 22:45 WIB
ILUSTRASI. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Survei Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menunjukkan bahwa pada 2020 terdapat 88% perusahaan yang terdampak pandemi yang mengakibatkan kerugian pada operasional perusahaan.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, meski perusahaan tersebut mengalami kerugian operasional tetapi sebagian besar perusahaan tetap mempekerjakan pekerjanya. "Meski pandemi, sebagian besar perusahaan masih mempekerjakan pekerjanya," ujar Ida dalam keterangan tertulis, Kamis (18/2).

Baca Juga: Kemnaker optimistis tingkat kesenjangan gender bisa ditekan hingga 25% pada 2025

Dari perusahaan terdampak pandemi tersebut pun hanya terdapat 17,8% perusahaan yang memberlakukan pemutusan hubungan kerja, 25,6% perusahaan yang merumahkan pekerjanya, dan 10% yang melakukan keduanya.

Ida pun memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang masih tetap mempekerjakan para karyawannya. Lebih lanjut, Ida menjelaskan kerugian operasional perusahaan tersebut umumnya disebabkan menurunnya penjualan yang juga berdampak pada pengurangan volume produksi.

Selanjutnya: Industri padat karya terdampak pandemi boleh sesuaikan upah, ini syaratnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×