kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Wah, Rachmat Yasin malah tuduh anak buahnya


Jumat, 09 Mei 2014 / 10:56 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria melintasi layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bupati Bogor Rachmat Yasin langsung ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi usai diperiksa intensif pascapenetapannya sebagai tersangka, Jumat (9/5/2014) dini hari.

Kepada wartawan, Rachmat tetap membantah menerima suap terkait rekomendasi tukar menukar kawasan hutan di Bogor, Jawa Barat. Padahal, ia sudah ditetapkan tersangka oleh KPK.

"Enggak ada, enggak ada. Saya enggak ada pakai minta meminta," ujarnya saat digiring ke mobil tahanan.

Politisi PPP itu justru menuding anak buahnya yang melakukan praktek suap menyuap. Tapi, ia mengaku tetap menghormati proses hukum di KPK.

"Ada hal yang terindikasi gratifikasi atau suap yang itu dilakukan oleh staf saya, tapi karena saya pimpinannya, katanya itu untuk saya, ya apapun hasil penyelidikan dan penyidikan kita hormati hukum," imbuhnya. (Edwin Firdaus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×