kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.729   10,00   0,06%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Vaksin Merah Putih Ditargetkan Dapat Izin Penggunaan Darurat Sebelum Akhir 2022


Minggu, 30 Januari 2022 / 15:50 WIB
ILUSTRASI. Vaksin Merah Putih ditargetkan sudah memperoleh izin penggunaan darurat sebelum akhir 2022.


Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengembangan vaksin merah putih masih berjalan. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkirakan sebelum akhir tahun ini vaksin merah putih sudah mendapat izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Saat ini kami masih mendukung dan membiayai vaksin merah putih dari tujuh tim,” kata Kepala BRIN Laksono Tri Handoko kepada Kontan.co.id, Jumat (28/1).

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut vaksin merah putih sudah dapat diproduksi pada Juni 2022.

Baca Juga: Kasus Harian Melonjak, Rusun Daan Mogot Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Covid-19 di DKI

Laksono mengatakan, saat ini pengembangan vaksin ini masih mengalami kendala, seperti optimasi yang memerlukan waktu, ketersediaan fasilitas produksi terbatas, dan uji untuk macaca berstandar BSL-3.

Bila kelak sudah mendapatkan izin, vaksin merah putih dapat digunakan untuk vaksin awal maupun vaksin booster. “Kalau sudah dapat izin bisa untuk yang mana saja, baik vaksin awak maupun booster,” ujarnya.

Baca Juga: Vaksinasi Booster Digenjot, PAPDI: Vaksinasi Primer Harus Dipercepat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×