kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Vaksin mandiri mulai dibuka Senin (12/7) ini, begini tanggapan pengacara Hotman Paris


Senin, 12 Juli 2021 / 05:05 WIB


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

Hotman Paris mencontohkan kasus di Amerika Serikat (AS) yang sebelumnya menjadi negara dengan kasus tertinggi positif corona di dunia. 

"Masalah pandemi corona di Amerika Serikat sangat serius, namun dalam beberapa bulan terakhir setelah vaksin bisa bebas dibeli di apotek dan klinik, kini pandemi di AS hampir bisa ditangani. Bahkan beberapa negara bagian di Amerika Serikat tidak lagi mewajibkan warganya memakai masker," terang Hotman Paris Hutapea.

Baca Juga: Survei serologi corona di Jakarta: Setengah warga Jakarta pernah terjangkit korona

Pada kesempatan itu Hotman Paris Hutapea memberikan sarannya kepada pemerintah Republik Indonesia untuk mencari pendanaan saat pandemi.

Hotman Paris menyadari negara ini sedang butuh uang dalam jumlah besar untuk mengadakan program vaksinasi.

Karena itu ada ada dua cara yang diusulkan oleh Hotman Paris untuk mengatasi kesulitan pendanaan ini. 

Baca Juga: Hasil survei serologi: 4,7 juta penduduk pernah positif corona di Jakarta

Pertama, Hotman Paris menyarankan agar pemerintah memberikan kesempatan kepada swasta untuk mengimpor semua jenis vaksin. 

"Dan biarkan masyarakat yang menentukan vaksin mana yang dia mau, ini bisa mengurangi beban keuangan negara," katanya.

SELANJUTNYA>>>




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×