kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Usulan stimulus PHRI: Mulai relaksasi PPh 25 dan PBB sampai pembebasan iuran BPJS


Selasa, 14 Juli 2020 / 15:48 WIB
ILUSTRASI. Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Khomarul Hidayat

Keempat, Hariyadi juga berharap adanya pembebasan iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan di tahun 2020. Hariyadi tak menampik ada konsekuensi yang harus diterima bila iuran BPJS Kesehatan tidak dibayar, tetapi pengusaha juga memiliki beban yang berat bila tetap dipaksa membayar iuran baik BPJS kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Kelima, PHRI berharap perusahaan mendapatkan penambahan modal kerja, mengingat mayoritas perusahaan tengah kehabisan modal kerja selama Covid-19. Stimulus lainnya adalah bantuan langsung tunai kepada pekerja di sektor pariwisata yang tidak dapat bekerja selama pandemi.

Tak hanya itu, dia juga berharap dilakukannya belanja operasional pemerintah antara lain perjalanan dinas, akomodasi, penyewaan ruang pertemuan dan lainnya.

"Ini untuk memberikan atau untuk menimbulkan permintaan baru,"  tambahnya.

Haryadi menambahkan, keberadaan maskapai penerbangan dengan rute penerbangannya tetap dipertahankan sebagai sarana konektivitas antar pulau.

Baca Juga: PHRI: Saat PSBB transisi, okupansi hotel mengalami peningkatan 30% di akhir pekan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×