kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.935   35,00   0,20%
  • IDX 6.313   -26,67   -0,42%
  • KOMPAS100 833   -5,81   -0,69%
  • LQ45 631   -6,06   -0,95%
  • ISSI 217   -0,88   -0,41%
  • IDX30 355   -3,06   -0,85%
  • IDXHIDIV20 440   -3,47   -0,78%
  • IDX80 95   -0,82   -0,86%
  • IDXV30 118   -0,42   -0,35%
  • IDXQ30 114   -1,02   -0,89%

Usai Lawatan Eropa, Presiden Prabowo Gelar Rapat Bahas Program Strategis Nasional


Jumat, 17 April 2026 / 13:55 WIB
Usai Lawatan Eropa, Presiden Prabowo Gelar Rapat Bahas Program Strategis Nasional
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (SETNEG/BPMI Setpres)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto langsung menggelar rapat terbatas (ratas) setibanya di Tanah Air usai kunjungan kerja ke Rusia dan Prancis guna memastikan percepatan implementasi program strategis nasional.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, rapat tersebut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan menjadi langkah cepat pemerintah dalam menjaga kesinambungan agenda prioritas.

“Sepulang dari lawatan kenegaraan ke Rusia dan Prancis, Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Terbatas yang dihadiri oleh sejumlah anggota Kabinet Merah Putih,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya, Senin (17/4/2026).

Baca Juga: Bahlil: Eksekusi Impor Minyak Mentah dari Rusia Bakal Jalan Bulan Ini

Dalam rapat tersebut, Presiden menekankan percepatan pelaksanaan berbagai program prioritas lintas sektor.

“Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden membahas percepatan pelaksanaan program-program strategis nasional, termasuk di bidang pendidikan, ketahanan pangan, hilirisasi industri, serta pemanfaatan sampah menjadi energi,” ungkap Teddy.

Ratas ini juga menjadi forum untuk mengintegrasikan hasil kerja sama internasional yang diperoleh selama lawatan ke dalam kebijakan domestik yang lebih konkret.

“Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam menindaklanjuti hasil penguatan kerja sama Indonesia dengan negara-negara mitra, sekaligus mendorong sinergi lintas sektor guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan nasional ke depan,” tegasnya.

Sejumlah kementerian yang hadir antara lain Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, hingga Kementerian Investasi dan Hilirisasi.

Langkah percepatan ini menegaskan fokus pemerintah dalam menjaga momentum reformasi ekonomi, terutama melalui penguatan sektor strategis seperti pangan dan hilirisasi, serta mendorong pemanfaatan teknologi untuk transisi energi dan pengelolaan lingkungan.

Baca Juga: Kemenlu Pastikan Pelaksaan Haji 2026 Berjalan Sesuai Jadwal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×