kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Transportasi di Jakarta bertahap menggunakan BBG


Kamis, 05 September 2013 / 18:33 WIB
ILUSTRASI. Wewangian atau parfum ternyata memiliki banyak jenis tergantung dari kandungan dan konsentrasi bahan yang digunakan.


Reporter: Rr Dian Kusumo Hapsari | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menuturkan pemda Jakarta mendukung program konversi BBm ke BBG yang dijalankan oleh pemeritah pusat. Salah satunya yaitu dengan mewajibkan transportasi umum yang beroperasi di Jakarta menggunakan BBG. Namun penggunaan BBG tersebut akan dilakukan secara bertahap.

Sebagai tahap awal, Jokowi akan mewajibkan transportasi khususnya Transjakarta, Kopaja dan taksi dengan area operasi Jakarta untuk menggunakan BBG. "Desember ini saya akan mengganti dan menambahkan bus Transjakarta kurang lebih sebanyak 400 unit dan bus berukuran sedang 600-800 unit dengan bahan bakar gas," tutur Jokowi usai penandatangann perjanjian kerjasama pembelian gas Pertamina dengan 6 KKKS di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat

Selain itu, mobil-mobil dinas pemda DKI juga akan menggunakan BBG. Menurut Jokowi penggunaan BBG sangat baik untuk lingkungan karena polusi udara yang dihasilkan lebih rendah ketimbang BBM.

Tak hanya itu, harga BBG juga lebih murah dibanding BBM. "Misalnya Bajaj dalam sehari menghabiskan bensin sekitar Rp 60.000, jika menggunakan BBG dia hanya akan mengeluarkan uang Rp 20.000," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×