kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.970   123,00   0,69%
  • IDX 5.904   -291,18   -4,70%
  • KOMPAS100 783   -41,15   -4,99%
  • LQ45 592   -27,39   -4,42%
  • ISSI 204   -10,24   -4,77%
  • IDX30 336   -13,67   -3,91%
  • IDXHIDIV20 415   -12,91   -3,02%
  • IDX80 89   -4,72   -5,04%
  • IDXV30 114   -4,01   -3,41%
  • IDXQ30 109   -3,68   -3,28%

Pemerintah alokasikan 500 konverter kit untuk TNI


Selasa, 03 September 2013 / 18:56 WIB
ILUSTRASI. Tidur nyenyak dan berkualitas bisa dimaksimalkan dengan menerapkan beberapa tips berikut ini.dok/Health Beat


Reporter: Mimi Silvia | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah mengalokasikan 500 konverter kit untuk kebutuhan konversi BBM ke BBG untuk kendaraan dinas TNI. Alokasi tersebut diprioritaskan pada dua kota, yakni Jakarta dan Surabaya. Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, beralasan penggunaan kendaraan dinas TNI cukup banyak di dua kota tersebut dibandingkan kota-kota lainnya di Indonesia.

“Kami sangat menyadari bahwa Indonesia saat ini merupakan net importir untuk BBM. Oleh karena itu, upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengalihkan bahan bakar minyak ke bahan bakar gas merupakan satu langkah yang perlu kita apresiasi dan dukung pelaksanaannya,” ujar Agus.

Ke depannya, Agus mengharapkan kendaraan-kendaraan TNI yang lain dapat menyusul diberikan konverter kit. Agar konverter yang sudah diberikan dapat digunakan secara optimal, Panglima meminta kepada Menteri ESDM agar disediakan SPBG mobile sebelum tersedianya SPBG permanen di Cilangkap.

“Sebelum ada SPBG yang permanen, mungkin bisa dialokasikan SPBG mobile di lingkungan Cilangkap ini dengan harapan apa yang sudah dipasang ini bisa kita gunakan secara optimal,” ujar Agus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×