kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.784   -34,00   -0,20%
  • IDX 8.047   124,49   1,57%
  • KOMPAS100 1.126   18,02   1,63%
  • LQ45 818   11,61   1,44%
  • ISSI 285   6,90   2,48%
  • IDX30 428   7,25   1,72%
  • IDXHIDIV20 513   7,20   1,43%
  • IDX80 126   2,14   1,74%
  • IDXV30 140   4,18   3,09%
  • IDXQ30 139   1,46   1,07%

Transaksi Keuangan Mencurigakan Naik, PPATK: Perputaran Dana Rp 2.085 Triliun di 2025


Selasa, 03 Februari 2026 / 11:55 WIB
Transaksi Keuangan Mencurigakan Naik, PPATK: Perputaran Dana Rp 2.085 Triliun di 2025
ILUSTRASI. PPATK laporkan lonjakan dana mencurigakan Rp 2.085 triliun di 2025. ( ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan lonjakan signifikan dalam pemantauan arus dana mencurigakan sepanjang tahun 2025. Lembaga intelijen keuangan ini mencatat total perputaran dana yang dianalisis menembus angka Rp 2.085 triliun.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana mengungkapkan, nilai transaksi yang dianalisis tersebut melonjak sebesar 42% jika dibandingkan dengan capaian tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp 1.459,6 triliun. Lonjakan ini sejalan dengan meningkatnya volume laporan yang masuk dari pihak pelapor.

"Sebagai focal point rezim Anti Pencucian Uang, serta Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APUPPT-PPSPM) di Indonesia, PPATK telah menerima 43 juta laporan dari pihak pelapor, meningkat 22,5% dibanding tahun 2024 yang berjumlah 35,6 juta laporan," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga: Survei IDEAS: Mayoritas Pengemudi Ojol Menerima Bantuan Hari Raya Rp 100.000 ke Bawah

Ivan merinci, pada tahun 2025, rata-rata laporan yang masuk per jam di hari kerja mencapai 21.861 laporan. Angka ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berkisar 17.825 laporan per jam.

Dari banyaknya laporan tersebut, PPATK telah menindaklanjutinya menjadi produk intelijen keuangan yang diserahkan kepada aparat penegak hukum.

"PPATK telah menyampaikan 994 hasil analisis, 17 hasil pemeriksaan, serta 529 informasi kepada penyidik dan kementerian terkait," tegas Ivan.

Selain fokus pada penindakan di dalam negeri, PPATK juga memperkuat posisi Indonesia di mata global melalui pemenuhan rekomendasi Financial Action Task Force (FATF).

Ivan mengklaim, rekomendasi 7 FATF terkait sanksi finansial pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal berhasil ditingkatkan statusnya dari Partially Comply menjadi Largely Comply.

Kerja sama internasional juga diperketat untuk memerangi kejahatan lintas negara. Ivan menyebut pihaknya telah melakukan joint analysis pertukaran 181 informasi terkait kejahatan siber seperti business email compromise, romance scams, hingga investment scams yang marak terjadi.

Baca Juga: Airlangga: Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi Lebaran 2026 Senilai Rp 200 Miliar

"Serta dalam dua tahun terakhir memfasilitasi 18 permintaan mekanisme cepat penyelamatan melalui Interpol iGrip," imbuhnya.

Lebih lanjut, Ivan menambahkan, satu capaian bersejarah di tahun 2025, yakni keberhasilan dalam menekan laju transaksi judi online.

"Bahwa tahun 2025 adalah sejarah baru, dan baru pertama kalinya Indonesia berhasil menekan transaksi terkait dengan judi online," pungkasnya.

Selanjutnya: Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 1-7 Februari 2026, Frisian Flag SKM Rp 14.500

Menarik Dibaca: Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 1-7 Februari 2026, Frisian Flag SKM Rp 14.500

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×