kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.944.000   4.000   0,21%
  • USD/IDR 16.370   0,00   0,00%
  • IDX 7.952   15,91   0,20%
  • KOMPAS100 1.106   -0,20   -0,02%
  • LQ45 812   -1,90   -0,23%
  • ISSI 268   1,83   0,69%
  • IDX30 421   0,16   0,04%
  • IDXHIDIV20 488   0,14   0,03%
  • IDX80 122   -0,19   -0,16%
  • IDXV30 132   0,97   0,74%
  • IDXQ30 136   0,14   0,10%

Total Nilai LCT Hingga Agustus 2023 Sudah Lampaui Sepanjang Tahun 2022


Kamis, 21 September 2023 / 17:05 WIB
Total Nilai LCT Hingga Agustus 2023 Sudah Lampaui Sepanjang Tahun 2022
ILUSTRASI. Rata-rata nilai transaksi penggunaan mata uang lokal atau local currency transaction (LCT) hingga Agustus 2023 telah melampaui sepanjang tahun 2022.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rata-rata nilai transaksi penggunaan mata uang lokal atau local currency transaction (LCT) hingga Agustus 2023 telah melampaui sepanjang tahun 2022.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyebut, selama delapan bulan pertama 2023, rata-rata nilai transaksi LCT mencapai ekuivalen US$ 4,3 miliar.

Jumlah tersebut sudah melebihi rata-rata nilai transaksi LCT di sepanjang tahun 2022 yang sebesar US$ 4,1 miliar.

"Jadi, ini sebab dari beberapa inovasi yang sudah dilakukan oleh BI. Plus belakangan ini LCT mendapatkan respon yang positif," tutur Destry saat menjawab pertanyaan Kontan.co.id, Kamis (21/9).

Baca Juga: BI: Kalau Hanya Melihat Kondisi Domestik, Ada Ruang Penyesuaian Suku Bunga Acuan

Plus bila dibandingkan dengan nilai trasaksi Januari 2022 hingga Agustus 2022, total nilai transaksi LCT pada tahun ini tumbuh 54% yoy.

Destry menambahkan, jumlah pelaku LCT juga meningkat pesat bila dibandingkan tahun lalu. Adapun hingga saat ini sudah tercatat 2.287 pelaku atau naik dari 1.741 pelaku.

Hingga kini, Indonesia sudah memiliki kerja sama LCT dengan lima negara, yaitu Malaysia, Jepang, Thailand, China, dan yang terbaru Korea Selatan.

Karena baru saja meneken nota kesepahaman, BI belum mencatat adanya transaksi dengan Korea Selatan.

Baca Juga: Indonesia Central Bank Holds Rates, Keeps Focus on Rupiah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×