kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Tol Semarang-Ungaran siap diresmikan


Jumat, 04 November 2011 / 15:29 WIB
Tol Semarang-Ungaran siap diresmikan
ILUSTRASI. Kebutuhan SPKLU: Pengemudi didampingi pengawas dari PLN mengisi daya listrik kendaraan di stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) Mall AEON,


Reporter: Muhammad Yazid | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Ruas tol Semarang-Ungaran sepanjang 12 kilometer akan resmi beroperasi. Rencananya, Menteri BUMN Dahlan Iskan akan meresmikan ruas tol tersebut pada Sabtu (12/11). Peresmian itu sekaligus menandakan dimulainya pengerjaan jalan tol Ungaran-Bawen sepanjang 9 kilometer.

"Tanggal 12 (November) nanti, Menteri Pekerjaan Umum (PU), saya, dan PT Jasa Marga akan bersama-sama ke Jawa Tengah. Kami akan meresmikan penggunaan jalan tol Semarang-ungaran," kata Dahlan, Jumat (4/11).

Menurut Dahlan, setelah peresmian jalan tol tersebut, pihaknya akan menggelar peletakan batu pertama pembangunan jalan tol sesi kedua Ungaran-Bawean. "Agenda berikutnya, kami akan meninjau lokasi pembangunan jalan tol Bawen-Solo sepanjang 50 kilometer," kata dia.

Sejauh ini, pemerintah masih mengkaji kemungkinan proyek tol Bawen-Solo dibangun dengan menggunakan dana talangan senilai Rp 1,9 triliun. "Karena kalau mengandalkan hasil pemasukan tarif tol serta pajaknya tidak akan cukup memenuhi pembiayaan jalan tol," ungkapnya.

Jika dana talangan telah mendapat persetujuan, pihaknya berharap pembangunan jalan tol sesi ketiga itu segera dilakukan tahun 2012. Sehingga pada akhir 2013 jalan tol semarang-Solo telah rampung. "Kami akan usulkan ke Kementerian Keuangan agar dapat mengganti dana talangan itu dari APBN. Karena PT Jasa Marga telah bersedia menalangi asal ada jaminan penggantian," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×