kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Tito Karnavian: Seluruh Pengungsi Bencana Sumatra Masuk Huntara Sebelum Idulfitri


Jumat, 06 Maret 2026 / 16:31 WIB
Tito Karnavian: Seluruh Pengungsi Bencana Sumatra Masuk Huntara Sebelum Idulfitri
ILUSTRASI. wijaya Karya (WIKA) (Wijaya Karya (WIKA)/Wijaya Karya (WIKA) bangun 80 unit Rumah Hunian Danantara (HUNTARA) di Kabupaten Aceh Tamiang )


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian menegaskan, pemerintah menargetkan seluruh pengungsi korban bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) tidak lagi tinggal di tenda sebelum Idul Fitri 2026. 

Tito menjelaskan, jumlah pengungsi yang masih tinggal di tenda saat ini berkisar sekitar 6.000 orang dari sebelumnya berada di kisaran 11.000 orang pada pekan lalu. 

"Dari minggu lalu 11.000-an, sekarang sudah 6.000-an. Target kita sebelum Idul Fitri mereka sudah masuk ke huntara atau menggunakan dana tunggu hunian," kata Tito saat meninjau huntara di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dikutip dari keterangan pers, Jumat (6/3/2026). 

Baca Juga: Pemerintah Bakal Larang Penggunaan Akun TikTok hingga Roblox untuk Anak

Untuk mencapai target itu, Satgas PRR mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) serta penyaluran berbagai bantuan sosial lainnya seperti dana tunggu hunian (DTH).

"Apapun kita berusaha kemarin rapat supaya sebelum Lebaran target kita tidak ada lagi pengungsi di tenda," ujarnya.

Tito menjelaskan, pemerintah mendorong percepatan pemindahan para pengungsi dari tenda menuju huntara atau skema bantuan DTH. 

Ia menyebut jumlah pengungsi yang masih tinggal di tenda saat ini terus berkurang secara signifikan. 

"Yang masih ada di tenda itu ada di Aceh dan Sumut. Terutama di Tapteng dan Tapsel. Sementara di Aceh ada di beberapa daerah dan di Sumbar nol. Semua tidak ada lagi yang ada di tenda. Semua di huntara atau dana tunggu hunian," ujar Tito. 

Selain mempercepat pembangunan hunian sementara, pemerintah juga menyiapkan dukungan logistik bagi para penyintas selama masa transisi.

Dalam waktu dekat, kebutuhan makan pengungsi masih akan ditanggung oleh BNPB sebelum skema bantuan sosial dari Kementerian Sosial berjalan penuh. 

"Untuk masalah makanannya nanti 10 hari ke depan ditanggung oleh BNPB. Setelah itu akan menggunakan uang lauk pauk atau jadup dari Kementerian Sosial," jelasnya.

Baca Juga: Pemerintah Klaim Stok Pangan Aman 324 Hari di Tengah Ketegangan Global

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/06/16232821/pemerintah-targetkan-sebelum-idul-fitri-seluruh-pengungsi-bencana-sumatera.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×