kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Tingkatkan kualitas SDM, pemerintah fokus pada pendidikan dan kesehatan


Senin, 22 April 2019 / 14:01 WIB
Tingkatkan kualitas SDM, pemerintah fokus pada pendidikan dan kesehatan


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah terus fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tahun depan. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, untuk mencapainya, pemerintah akan fokus pada perbaikan pendidikan dan kesehatan di tahun 2020.

“Harus ada perbaikan dari indikator kesehatan maupun pendidikan. Dari bidang tersebut didefinisikan lagi mana yang jadi prioritas dalam lima tahun ke depan, terutama tahun depan,” ujar Bambang usai menghadiri rapat terbatas mengenai Ketersediaan Anggaran dan Pagu Indikatif Tahun 2020, Senin (22/4).

Bambang mengatakan, untuk pembangunan pendidikan, pemerintah akan fokus pada peningkatan pendidikan vokasi baik yang bersifat pendidikan maupun pelatihan. “Dua-duanya harus jalan karena satu ada yang sisi demand ada yang sisi supply,” tambah Bambang.

Sementara untuk menggenjot kualitas kesehatan, pemerintah akan melakukan berbagai pembangunan infrastruktur. 
Bambang mengatakan, anggaran pembangunan infrastruktur dalam APBN 2020 akan fokus pada infrastruktur dasar seperti penyediaan air bersih, sanitasi, irigasi dan jalan-jalan arteri.

Sayangnya, Bambang belum bisa membeberkan berapa besar anggaran untuk infrastruktur di tahun depan. Hanya dia mengatakan, proyek infrastruktur akan meningkat dari sisi jumlah maupun nilai.

“Proyeknya akan meningkat baik nilai dan jumlahnya tetapi kita akan dorong lebih banyak partisipasi non APBN. APBN akan difokuskan khususnya untuk infrastruktur yang tidak mungkin dikerjakan oleh swasta,” terang Bambang.

Dia mengatakan, pembangunan infrastruktur yang skala besar akan lebih banyak dari skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) maupun kerjasama dengan BUMN.

Sebagai informasi, anggaran infrastruktur dalam APBN 2019 sebesar Rp 415 triliun yang difokuskan untuk mendukung penguatan konektivitas, penyediaan perumahan, dan ketahanan pangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×