kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Timwas Century undang dubes Indonesia untuk Swiss


Rabu, 13 Maret 2013 / 10:55 WIB
ILUSTRASI. Saham ADRO ROTI JRPT SCMA akan di-buyback, ini rekomendasi untuk investor


Reporter: RR Putri Werdiningsih |

JAKARTA. Tim Pengawas (Timwas) Bank Century DPR RI mengundang duta besar Indonesia untuk Swiss, Djoko Susilo dalam rapat pengejaran aset bank. Tak hanya itu dalam pertemuan tersebut juga hadir Jaksa Agung Basrief Arief, Menkum dan HAM Amir Syamsuddin, Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan Kabareskrim Komjen Sutarman.

“Informasi awal katanya tim pemburu aset kurang berkoordinasi dengan Dubes di sana padahal kedutaan ini kan ujung tombak,” kata Hendrawan Supratikno anggota timwas Century dari PDIP saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (13/3).

Menurutnya Dubes dari Swiss menjadi fokus pengawasan Timwas karena di negara itu aset Bank Century terhitung paling banyak yaitu mencapai 70%. Bahkan kata Hendrawan karena itulah Presiden Susilo Bambang Yudhono sempat meminta bantuan Presiden Konfederasi Swiss Micheline Calmy-Rey awal 2011 lalu.
 
“Nanti rapatnya bareng-bareng. Timwas inginnya sinergi antar pihak-pihak terkait itu terjalin baik,” imbuhnya.

Rapat bersama itu baru dimulai pukul 10.30 WIB dengan dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan.

Seperti diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah memerintahkan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, Mensesneg Sudi Silalahi, Menkeu Agus Martowardojo dan Jaksa Agung Basrief Arief untuk melakukan penanganan pengembalian aset Bank Century yang berada di luar negeri. Adapun aset Bank Century dikabarkan tersebar di beberapa negara seperti Swiss, Bahama, Hongkong dan Singapura.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×