kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

KPK periksa lagi kesehatan Siti Fadjrijah


Kamis, 07 Maret 2013 / 19:22 WIB
ILUSTRASI. Warga mengisi bahan bakar jenis pertalite di SPBU Pertamina, Bogor, Jawa Barat, Senin (13/9). KONTAN/Baihaki/13/9/2021


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa kondisi kesehatan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Siti Chalimah Fadjrijah. KPK mengandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk mencari second opinion apakah kondisi kesehatan memungkinkan untuk diperiksa.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengungkapkan, pemeriksaaan terhadap Siti dilakukan KPK di salah satu rumah sakit di wilayah Jakarta. Selama ini, penyidik KPK kesulitan memeriksa Siti lantaran kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkannya untuk diminta keterangan. Seperti diketahui, saat ini Siti menderita penyakit stroke.

Jika kesehatan Siti sudah membaik, KPK berencana memeriksanya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century (sekarang Bank Mutiara) sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan bekas Deputi Gubernur BI Budi Mulya yang diduga melakukan tindakan penyalahgunaan kewenangan. Akibatnya, tindakan mereka tersebut menimbulkan kerugian bagi negara, sebaliknya mendatangkan keuntungan bagi pihak lain dan korporasi.

Sebelumnya santer terdengar KPK sudah mengeluarkan surat perintah dimulainya penyidikan (Sprindik) atas nama Siti Fadjrijah. Namun kabar tersebut dibantah Johan Budi. Ia bilang KPK belum mengeluarkan Sprindik yang dimaksud.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×