kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Tiket murah dihapus, penerbangan RI dikuasai asing


Sabtu, 10 Januari 2015 / 12:59 WIB
Tiket murah dihapus, penerbangan RI dikuasai asing
ILUSTRASI. Manfaat air kelapa untuk kesehatan tubuh.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagyo menilai dengan hilangnya tiket murah, pesawat Low Cost Carrier (LCC) asing bakal menguasai pangsa pasar Indonesia. Kehadiran LCC asing menurut Agus tak bisa dicegah Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

"Kalau mahal bisa pesan LCC dari Singapura ke sini. Artinya pangsa pasar kita dikeruk habis," ujar Agus di Polemik Sindo Trijaya, Sabtu (10/1).

Agus setuju jika tarif batas bawah turun dari semula 30% menjadi 40%. Namun Agus mengingatkan kepada Kementerian Perhubungan, bahwa pesawat asing dengan tarif murah siap mengambil penumpang dari Indonesia.

"Boleh diberlakukan batas bawah, tapi bagaimana menahan LCC dari asing, kasih jadwal tengah malam?," ungkap Agus.

Agus menambahkan, negara asing sudah siap memasuki open sky tahun ini. Dengan hilangnya tiket promosi dan tiket murah, hal tersebut semakin membuat industri penerbangan kehilangan daya saing dengan negara asing.

"Yang paling mau adanya opensky Singapura dan Malaysia, karena mereka sudah siap industri penerbangannya," jelas Agus. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×