CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.540   11,00   0,06%
  • IDX 6.702   24,12   0,36%
  • KOMPAS100 882   4,93   0,56%
  • LQ45 668   3,51   0,53%
  • ISSI 234   0,64   0,27%
  • IDX30 371   1,43   0,39%
  • IDXHIDIV20 459   2,10   0,46%
  • IDX80 100   0,59   0,59%
  • IDXV30 128   0,75   0,59%
  • IDXQ30 119   0,49   0,41%

Tiket murah dihapus, penerbangan RI dikuasai asing


Sabtu, 10 Januari 2015 / 12:59 WIB
ILUSTRASI. Manfaat air kelapa untuk kesehatan tubuh.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagyo menilai dengan hilangnya tiket murah, pesawat Low Cost Carrier (LCC) asing bakal menguasai pangsa pasar Indonesia. Kehadiran LCC asing menurut Agus tak bisa dicegah Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

"Kalau mahal bisa pesan LCC dari Singapura ke sini. Artinya pangsa pasar kita dikeruk habis," ujar Agus di Polemik Sindo Trijaya, Sabtu (10/1).

Agus setuju jika tarif batas bawah turun dari semula 30% menjadi 40%. Namun Agus mengingatkan kepada Kementerian Perhubungan, bahwa pesawat asing dengan tarif murah siap mengambil penumpang dari Indonesia.

"Boleh diberlakukan batas bawah, tapi bagaimana menahan LCC dari asing, kasih jadwal tengah malam?," ungkap Agus.

Agus menambahkan, negara asing sudah siap memasuki open sky tahun ini. Dengan hilangnya tiket promosi dan tiket murah, hal tersebut semakin membuat industri penerbangan kehilangan daya saing dengan negara asing.

"Yang paling mau adanya opensky Singapura dan Malaysia, karena mereka sudah siap industri penerbangannya," jelas Agus. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×