kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   0,00   0,00%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Tiga hal yang harus ditingkatkan di sektor perhubungan lima tahun mendatang


Sabtu, 19 Oktober 2019 / 14:25 WIB


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kabinet kerja jilid I Joko Widodo (Jokowi) akan segera berakhir. Mengingat itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan terdapat tiga garis besar yang menjadi pekerjaan rumah Menteri Perhubungan berikutnya.

Tiga hal utama tersebut adalah angkutan massal perkotaan, konektivitas serta membuat Indonesia sebagai hub internasional.

Baca Juga: Empat capaian ekonomi pemerintahan Jokowi jilid I versi Darmin Nasution

Menurut Budi, dalam beberapa tahun terakhir pemerintah sudah memulai membangun angkutan massal perkotaan dengan membangun Mass Rapid Transit (MRT). Itu akan dilanjutkan dengan membangun Bus Rapid Transit (BRT) dan Light Rapid Transit (LRT).

Menurut Budi, pembangunan massal perkotaan ini harus intensif sehingga fasilitas yang didapatkan masyarakat bisa maksimal. "Sekarang ini baru kira-kira 29% dari total penduduk Jakarta ini yang menggunakan angkutan massal. Jepang itu sudah 60%, Singapura sudah 80%. Jadi kita dalam 5 sampai 6 tahun harus kejar angkutan massal itu jadi lebih baik,' ujar Budi, Jumat (18/10).

Baca Juga: Harapan Kadin terhadap menteri ekonomi di kabinet kerja jilid 2

Konektivitas dianggap penting, sehingga akan semakin mudah untuk menjangkau daerah-daerah lain. Selanjutnya adalah menjadikan Indonesia sebagai hub internasional, baik dari hub pelabuhan maupun penerbangan.

"Ini tugas yang cukup menantang, dan dengan arah anggaran tersebut difokuskan pada kegiatan yang akan produktif untuk investasi dan tourism, ini bisa menjadi stimulasi untuk investasi," tutur Budi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×