kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Tiga fokus kebijakan makroprudensial BI ke depan


Jumat, 18 Mei 2018 / 14:46 WIB
ILUSTRASI. Jajaran Deputi Bank Indonesia (BI)


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mengaku ke depan akan fokus ke tiga aspek utama kebijakan makroprudensial.

Menurut Agus Martowardojo, Gubernur BI bilang tiga aspek utama ini adalah penguatan likuiditas, penguatan fungsi intermediasi yang berkualitas dan peningkatan efektivitas instrumen makroprudensial.

"Selain itu, BI akan mengoptimalkan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran," kata Agus dalam dalam peluncuran buku Kajian Stabilitas Keuangan (KSK), Jumat (18/5).

Hal ini untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan di tengah pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung. Selain itu BI juga melakukan koordinasi dan harmonisasi kebijakan lintas lembaga yang baik dan berkesinambungan.

BI juga akan berkoordinasi dengan pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam rangka menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Agus Marto bilang kebijakan makroprudensial BI ke depan diarahkan untuk meningkatkan resiliensi (kemampuan adaptasi) sistem keuangan terhadap potensi risiko sistemik di tengah tantangan dan kompleksitas dinamika sistem keuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×