kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Terkait TKI, pemerintah siapkan surat diplomatik


Sabtu, 25 Juni 2011 / 17:31 WIB
ILUSTRASI. Suasana Kota Lama Semarang menjelang Festival Kota Lama (FKL) 2020, Selasa (15/09/20). Cuaca besok di Jawa dan Bali sebagian besar cerah dan cerah berawan, menurut prakiraan BMKG.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah terus berupaya dan telah mempersiapkan surat diplomatik kepada negara-negara dimana ada banyak TKI bermasalah didalamnya. Surat bukan hanya akan dilayangkan untuk Arab Saudi, namun untuk negara-negara lain dimana banyak keberadaan TKI yang bermasalah dengan hukum.

"Kita sudah mempersiapkan surat agar kita bisa melakukan kerjasama yang baik," ujar Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar.

Salah satu negara lain yang dimaksud Patrialis addalah Malaysia. "Bahkan tim Dirjen AHU KemenkumHAM sudah berada di sana. Jadi bukan Arab Saudi saja," tuturnya.

Di Arab Saudi sendiri terdapat 22 TKI yang terancam dieksekusi mati. Lalu adakah perkembangan baru terkait nasib mereka? "Belum ada," tutur Patrialis.

Untuk diketahui, pascaeksekusi mati Ruyati, Pemerintah sekana kebakaran jenggot dan mencoba peduli kepada nyawa pahlawan devisa negara itu. Presiden SBY bahkan sampai membetuk Satgas TKI dan mempersiapkan atase Hukum dan HAM di setiap Kedutaan Besar Luar Negeri untuk menangani permasalahan-permasalahan yang menimpa para TKI itu. (Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×