kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Terkait rencana kenaikan cukai rokok 2022, ini penjelasan Airlangga Hartarto


Rabu, 01 Desember 2021 / 19:10 WIB
ILUSTRASI. Terkait rencana kenaikan cukai rokok 2022, ini penjelasan Airlangga Hartarto


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Pertama, kenaikan tarif cukai rokok untuk sigaret kretek mesin (SKM) antara lain SKM golongan I sebesar 16,9%, SKM golongan IIA naik 13,8%, dan SKM golongan IIB naik 15,4%.

Baca Juga: Emiten rokok diproyeksikan kian tertekan seiring naiknya target penerimaan cukai 2022

Kedua, tarif cukai rokok bagi sigaret putih mesin (SPM) yakni SPM golongan I naik 18,4%, SPM golongan IIA naik 16,5%, SPM golongan IIB naik 18,1%.

Namun demikian, pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif cukai rokok untuk kelompok sigaret kretek tangan (SKT) pada tahun ini. 

Alasannya karena industri SKT banyak menyerap tenaga kerja. Sehingga diharapkan dapat mempertahankan keberlangsungan usaha dan tenaga kerja di tengah pandemi virus corona.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×