Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan ke BT Batik Trusmi di Kabupaten Cirebon sekaligus mengadakan Gibran Mendengar pada Sabtu (6/1/2024).
Cawapres nomor urut 2 itu disambut dengan antusias oleh masyarakat yang mengapresiasi penampilannya dengan rompi batik motif Mega Mendung yang menjadi sebuah simbol ikonik bagi Cirebon.
Gibran yang tiba sekitar pukul 11.30 menunjukkan keakraban dan apresiasinya terhadap warisan batik Cirebon dengan mengenakan rompi bertema lokal.
Baca Juga: Jokowi Makan Siang Bareng Zulkifli Hasan di Bogor Jelang Debat Capres
Dalam agenda Gibran mendengar kali ini, Gibran Rakabuming pun berdialog dengan pengrajin dan pelaku UMKM di Batik Trusmi.
Gibran Mendengar diadakan dengan tujuan untuk mendengarkan aspirasi UMKM se-Cirebon, ia mendengarkan masukan dan harapan terkait isu-isu penting seperti pemasaran dan perizinan.
Gani Maulana, salah satu pelaku UMKM, dan Intan, mengemukakan harapan agar pemasaran dan perizinan dapat lebih diperhatikan, serta menanyakan komitmen Gibran terhadap UMKM jika terpilih.
“Bantu kami untuk perizinan,” kata Gani, Sabtu (6/1/2024).
"Jangan lupakan kami, bantu kami dari segi pemasaran dan perizinan," sambungnya.
Baca Juga: Prabowo dan Jokowi Makan Malam Bersama, Begini Kata Pengamat
"Semoga Mas Gibran benar-benar memperhatikan UMKM, khususnya di Kota Cirebon terkait perizinan dan pemasarannya," harap Intan.
Gibran dalam agenda Gibran Mendengar itu pun secara proaktif menanyakan tantangan yang dihadapi Gani, termasuk kendala peralatan karena usahanya masih berskala rumahan.
Gani mengutarakan kebutuhannya akan alat seperti oven untuk meningkatkan produksi. Gibran menanggapi dengan berjanji untuk mencari solusi atas permasalahan ini dan mengapresiasi kualitas produk UMKM tersebut.
“Karena kami masih rumahan, jadi semua masih manual. Produk kami dijemur. Kami butuh alat seperti oven,” ujar Gani.
Menanggapi ini, Gibran mengemukakan bahwa pemerintah telah berinovasi dengan menyediakan pengurusan izin secara online untuk meminimalisir praktik pungutan liar dan memudahkan proses.
Di agenda Gibran mendengar itu, ia menekankan pentingnya digitalisasi dalam proses perizinan untuk membangun kepercayaan dan efisiensi.
Baca Juga: Kontroversi Singkatan ala Gibran di Debat, KPU Bolehkan Asalkan Diberi Penjelasan
“Ke depan memang yang namanya perizinan harus serba online. Online Single Submission (OSS) sangat mengurangi pungutan liar. Jadi ada digitalisasi. Kalau orang ketemu orang nanti ada pungutan liar,” ujar Gibran.
Gibran Rakabuming pun menyatakan kekagumannya pada batik Trusmi dan menggambarkannya sebagai simbol keberagaman dan kreativitas, dan mengemukakan pentingnya dukungan untuk pelestarian budaya serta pengembangan industri kreatif lokal.
Agenda Gibran Mendengar ini mencerminkan komitmennya untuk mendukung dan memajukan UMKM serta pelestarian budaya.
Gibran Rakabuming pun mengakhiri kunjungannya dengan meninjau berbagai produk UMKM, termasuk makanan dan minuman home industri, sebagai bentuk penghargaan dan dukungan terhadap potensi lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













